Utama

Maulid Di Rumah Berkah Depok Teladani Akhlak Rasulullah


DEPOK|  Jnnews.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Rumah Berkah Nusantara/Majelis Taklim (MT) Rumah Berkah Depok berlangsung khidmat dan sarat pesan moral. Di momentum mengenang keteladanan Rasulullah SAW, tersebut juga diadakan santunan anak yatim dan kaum dhuafa.
Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW sebagai Uswatun Hasanah”, acara digelar di Kavling Pelita Air Service, Depok, Minggu (27/9/2026).
Peringatan tersebut menghadirkan KH. Fathuri Wahmad, MA, Pimpinan PIN Al-Rahman Cipayung, sebagai penceramah utama. Sementara Ustaz H. Syahruddin El-Fikri, Pengasuh MT Rumah Berkah Depok, bertindak sebagai tuan rumah.
Suasana kegiatan semakin semarak dengan dihadiri oleh Jamaah MT Balai Wartawan Kota Depok, Jamaah MT Rumah Berkah, serta warga sekitar.
Dalam tausiyahnya, KH. Fathuri Wahmad mengajak jamaah tidak hanya mengenang Rasulullah SAW melalui seremonial Maulid, tetapi juga menjadikan akhlak Nabi sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

KH. Fathuri Wahmad
mengambil kisah peristiwa pembangunan kembali Ka’bah setelah mengalami kerusakan akibat banjir sebelum masa kenabian Muhammad SAW.

Dalam kisah tersebut memberikan pelajaran pentingnya persatuan. Suku-suku Quraisy yang sebelumnya kerap berselisih dapat bergandengan tangan karena memiliki kepentingan dan rasa tanggung jawab yang sama untuk membangun kembali Ka’bah.
Persoalan kembali muncul ketika pembangunan hampir selesai, dikarenakan berselisih tentang siapa yang berhak mendapatkan kehormatan untuk meletakkan Hajar Aswad.

Ini mengingatkan kita bahwa kesatuan tanpa akhlak mulia hanya bersifat sementara,” tutur KH. Fathuri.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Fathuri juga mengingatkan jamaah mengenai pentingnya menggunakan hati dan akal secara benar dalam menentukan sikap kehidupan.
Ia mengajak jamaah menjadikan majelis taklim tidak hanya sebagai tempat mengaji agama, tetapi juga untuk memperbaiki diri menjadi lebih baik dan menambah keimanan.
Menurutnya, ilmu yang didapat harus mampu menjadikan seseorang dekat kepada kebenaran dan tercermin dalam akhlaknya.

“Jangan niat ngaji ingin pintar, tapi niatlah menjadi benar. Agar ilmu yang didapat berkah. Ikuti jejak Nabi, maka perlahan hidup akan menjadi lurus,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu inti Peringatan Maulid Nabi, bahwa keteladanan Rasulullah SAW perlu diwujudkan dalam kehidupan sosial.
Setelah tausiyah, kegiatan Maulid Nabi dilanjutkan dengan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa.

Ustaz H. Syahruddin El-Fikri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah serta para donatur yang telah memberikan kepercayaan dan menitipkan amanah untuk disalurkan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.
Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan dhuafa merupakan bagian dari semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW.

“Semoga para donatur senantiasa dilimpahi keberkahan oleh Allah SWT. Santunan ini bukan sekedar bantuan materi, tetapi wujud cinta kita kepada Rasulullah,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serupa terus dipertahankan dan menjadi gerakan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MT Rumah Berkah diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, membangun kepedulian sosial, serta menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW di tengah masyarakat.

Jurnalis : H.Alvin Wijaya ( Kabiro Depok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *