Supiah Kembali Nahkodai IPSM Kabupaten Bogor

Jnnews.id, BOGOR — Supiah kembali dipercaya memimpin Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Bogor untuk periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) V IPSM Kabupaten Bogor yang berlangsung di Villa Adam Zaky, Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jumat–Sabtu, 14–15 Agustus 2026.
Terpilihnya Supiah secara aklamasi sekaligus menandai berlanjutnya kepemimpinan yang telah dijalankannya pada periode sebelumnya. Kepercayaan peserta Musda untuk kembali memberikan amanah tersebut menunjukkan adanya dukungan terhadap kepemimpinan Supiah sekaligus harapan agar program dan kiprah IPSM Kabupaten Bogor dapat terus dikembangkan.
Musda V IPSM Kabupaten Bogor diikuti para ketua IPSM kecamatan se-Kabupaten Bogor. Selain menjadi forum pergantian dan penetapan kepemimpinan, Musda juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi serta menyusun arah organisasi dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks.

Proses persidangan dipimpin oleh tiga pimpinan sidang, yakni Gito Alamsyah, Jamaludin, dan Mumahad Nazili. Persidangan berlangsung dengan mengedepankan prinsip musyawarah dan mufakat hingga Supiah akhirnya ditetapkan kembali sebagai Ketua IPSM Kabupaten Bogor periode 2026–2031.
“Amanah untuk periode kedua ini tentu menjadi tanggung jawab yang besar. Saya berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kepercayaan ini akan kami jawab dengan kerja bersama untuk menjadikan IPSM semakin solid dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Supiah.
Menurut Supiah, periode kedua kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan organisasi dan peningkatan kontribusi IPSM dalam pelayanan sosial masyarakat. Ia menilai pekerja sosial masyarakat memiliki posisi penting karena berada dekat dengan persoalan yang dihadapi warga di tingkat akar rumput.

“Kita ingin IPSM tidak hanya hadir ketika persoalan sudah terjadi, tetapi juga ikut melakukan pencegahan, pendampingan, dan pemberdayaan. Karena itu, penguatan kapasitas anggota dan kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi sangat penting,” katanya.
Musda tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, perwakilan IPSM Provinsi Jawa Barat, di antaranya Gito Alamsyah dan Usman Balaw, serta para ketua IPSM kecamatan se-Kabupaten Bogor.
Kehadiran Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor dan jajaran IPSM tersebut semakin memperkuat pesan bahwa penanganan persoalan sosial membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. IPSM diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjangkau dan mendampingi masyarakat yang membutuhkan pelayanan sosial.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Farid Ma’ruf, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Musda serta berharap kepengurusan IPSM yang kembali dipimpin Supiah dapat meningkatkan kontribusinya.
“Kami berharap IPSM terus menjadi mitra pemerintah dalam menangani berbagai persoalan sosial. Kepemimpinan periode kedua ini mudah-mudahan dapat melanjutkan hal-hal baik yang sudah dilakukan sekaligus menghadirkan inovasi baru yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Farid Ma’ruf.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Musda V IPSM Kabupaten Bogor, Muhamad Soleh, menilai terpilihnya kembali Supiah secara aklamasi merupakan bagian dari proses organisasi yang menunjukkan adanya kepercayaan peserta Musda.
“Musda ini kita harapkan menjadi momentum konsolidasi. Dengan terpilihnya kembali Ibu Supiah, seluruh jajaran IPSM diharapkan dapat kembali menyatukan langkah dan bersama-sama menjalankan program organisasi untuk lima tahun ke depan,” kata Muhamad Soleh.
Memasuki periode kedua, tantangan IPSM Kabupaten Bogor dipastikan semakin kompleks. Luas wilayah Kabupaten Bogor serta beragamnya persoalan sosial membutuhkan organisasi yang mampu bergerak cepat, membangun jejaring, dan memperkuat koordinasi hingga tingkat kecamatan.
Karena itu, Supiah menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh jajaran IPSM dalam menjalankan amanah periode 2026–2031. Menurutnya, keberhasilan IPSM tidak dapat diukur hanya dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Periode kedua ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas, bukan sekadar melanjutkan apa yang sudah ada. Kita akan berusaha memperkuat apa yang sudah baik dan memperbaiki hal-hal yang masih menjadi kekurangan. Yang paling utama, IPSM harus hadir dan bekerja untuk masyarakat,” tegas Supiah.
Dengan berakhirnya Musda V, Supiah kembali mengemban amanah sebagai Ketua IPSM Kabupaten Bogor untuk lima tahun mendatang. Kepercayaan secara aklamasi tersebut menjadi modal penting untuk melanjutkan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran IPSM sebagai mitra pemerintah dalam pelayanan, pendampingan, dan pemberdayaan sosial masyarakat di Kabupaten Bogor.
Jurnalis : Red

